Sabtu, 18 Juli 2009

Semarak Cinta

Saya sudah menikah dan pasangan saya baik sekali. Tetapi sejak akhir² ini saya merasakan ada kekurangan dan perasaan cinta itu semakin menipis. Tiba² hadir rasa cinta pada seorang perempuan yang lain walaupun setengah mati saya cuba menahannya.

Ini sebuah hikmah - Bahawa tiada yang kekal. Cinta yang pernah terasa membara itu pun tidak kekal. Akan ada habisnya, dan akan ada tumbuhnya. Hikmah ini, pada akhirnya, akan mengajarkan satu hal: hanya Allah yang kekal.

Itu sebuah ujian - Allah sedang membuat kita merenung sumpah kita ketika menikah dulu. Pasangan kita akan semakin hilang sempurnaannya. Tapi sepatutnya, kita menerimanya apa adanya dia. Kita pernah bersumpah di akad nikah dulu untuk bersamanya di dalam susah dan senang.

Ini peluang untuk doa - Hentikanlah mengeluh, menyalahkan pasangan kita dengan menyakitkan hatinya begini dan begitu, sehingga kita tidak lagi mencintainya. Jika Allah tidak lagi mencintai kita, apakah kita akan menyalahkan-Nya? Lihatlah pada diri kita, bercerminlah. Apa yang kita perbuat, sehingga Dia tidak lagi mencintai kita. Demikian pula dalam hal cinta pada pasangan kita.

Jika cinta kita pada seseorang terasa semakin hambar, mohonlah untuk disegarkan, ditumbuhkan kembali. Jika kita mencintai yang terlarang, maka mohonlah pula agar syahwat cinta itu dipadamkan.



Sumber : Kujie.com

0 komentar:

Posting Komentar