Selasa, 06 Oktober 2009

Innaalillaahi wa inna ilaihi rooji’uun

Kabut duka menyelimuti keluargaq. Senin 10 Agustus, tepatnya pukul delapan pagi, sang kakek tercinta, Muntaha Mattaliu pergi untuk selamanya. Kepergian kakek tercinta membuat kluargaq sangat terpukul dan tak kuasa menahan tangis. Suasana duka cita pun sangat menggelayuti keluargaq. Memang umur tak dapat ditebak, semua adalah misteri sang Ilahi, kini kakek tercinta telah pergi untuk selamanya. Selamat jalan kakek, semoga jiwamu mendapat kedamaian dalam keabadian dan Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosamu, mengampuni kesalahanmu dan semua amal baikmu diterima dan mendapat balasan yang setimpal….Amin yaa Robbal Alaminnnn.....!!!!!
Baca Selengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2009

Obat Mujarab Untuk Yang Patah Hati

resiko yang selalu ada bagi tiap orang yang berani bermain cinta. Namun putus
cinta bukan menjadi alasan bagi Anda untuk terus terpuruk dalam kesedihan. Agar
Anda terus "survive", berikut ada beberapa tips untuk mengobati sakit
hati Anda.
1. Yakinkan diri Anda bahwa si
mantan bukan orang satu-satunya orang yang bisa membahagiakan Anda. Masih
banyak orang lain yang lebih cocok tanpa harus menyakiti Anda seperti dia.
2. Beri ''napas'' untuk diri sendiri.
Hari ini berikan dispensasi untuk menangis jika ingin menangis, mengunci diri
di kamar tanpa menyisir rambut, melakukan hal yang ingin Anda lakukan. Tapi
ingat, batasi maksimal 24 jam saja.
3. Melupakan diet untuk sementara
dapat dimaafkan. Memakan coklat lezat favorit Anda, dapat menjadi semacam
vaksin. Setiap gigitan coklat Anda memberikan phenylethylamine, semacam zat
kimia yang keluar saat Anda jatuh cinta.
4. Ucapkan mantera sakti Anda
setiap pagi setelah bangun tidur. Kalimat seperti, "Saya tak butuh pria
macam dia" atau "He''s not worth for me to love", ini adalah
terapi diri yang manjur.
5. Get the new fresher look!
Pergilah ke salon, mengganti model atau warna rambut dan membuat penampilan
Anda lebih segar. Tak akan ada yang menyangka Anda sebagai si gadis patah hati.
6. Singkirkan semua barang yang
berkaitan dengannya. Mulai dari foto, surat
cinta, shaver dia yang ketinggalan, sampai dengan teddy bear bertulisan I Love
U pemberiannya.
7. Hang-out dengan teman-teman
Anda. Sudah lama tidak ber-ladies-nite-out? Kini Anda bebas kembali tanpa ada
kewajiban lapor atau dilarang pergi.
8. Some exercise will help.
Menurut physical trainer Amerika, Kathy Kaehler, gerakan senam dapat merangsang
hormone yang bisa membuat Anda merasa nyaman. Selaraskan gerakan senam dengan lagu-lagu yang membangkitkan semangat seperti "Independent woman"yang dinyanyikan oleh Destiny''s Child atau "I will survive"-nyaGloria Gaynor.
9. Kenakan baju bernuansa hijau.
Menurut teori terapi warna, hijau selalu
diasosiasikan dengan hati, dengan memakai pakaian hijau perasaan Anda
akan mendapat energi yang diperlukan.
10. Sounds cliché, but it works!
Tanamkan di kepala Anda, soulmate Anda yang sesungguhnya dan lebih baik dari
dia telah menanti di luar sana.

Baca Selengkapnya

Surat Patah Hati

Kalau seorang mahasiswa baru jurusan filsafat menulis surat untuk seorang gadis yang telah membuatnya patah hati? Begini :


Gue memang harus bilang terima kasih sama kamu yang sudah ngebuat gue patah hati bahkan berkali-kali.


Patah hati, mungkin, buat banyak orang adalah hal yang menyakitkan. Tapi bagi gue itu adalah karunia tak ternilai, sebab berarti Tuhan, lagi-lagi, masih memberikan anugerah cinta-Nya ke gue.


Mengenal kamu adalah hal terindah bagi gue, karena meskipun kamu gak sadar akan hal itu, kamu telah banyak memberikan inspirasi terhadap hidup gue. Tak hanya di urusan cinta, tetapi bahkan gue menemukan kembali keseimbangan dalam hidup. Gue sadar, selama ini gue benar-benar seorang utilitarian penganut setia John Stuart Mill. Tindakan gue hanya berdasarkan pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Tetapi saat berhadapan dengan kamu, rasionalitas utilitarian tak lagi bisa gue pertahankan. Pendek kata, gue meluruh dalam emosi cinta yang gue bangun sendiri.


Tadinya gue berpikir ini adalah ilusi yang gue ciptakan sebagai akibat ketertarikan atas kamu secara seksual. Pikiran itu mendorong gue untuk kembali membaca psikoanalisis-nya Sigmund Freud (Three Essays on the Theory of Sexuality). Maka sempat gue menyimpulkan bahwa satu-satunya solusi atas hal ini adalah dengan mengungkapkan “libido” gue secara vulgar, dan seharusnya ketika itu terungkapkan, maka pikiran gue bisa bebas dari ilusi tentang kamu. Tapi nyatanya, kesimpulan itu salah. Ada sesuatu yang lebih dari hanya “kepenasaran” gue terhadap kamu.


Agak sedikit melenceng, gue jadi ingat istilah Hannah Arendt (seorang perempuan filsuf yang pernah pacaran dengan filsuf besar Jerman, Martin Heidegger) bahwa “politik adalah seni untuk mengabadikan diri manusia”. Maka gue kembali berteori bahwa “perjuangan” yang gue lakukan untuk mendapatkan kamu adalah bagian dari keinginan setiap manusia untuk mengeksistensikan dirinya. Tiba-tiba gue merasa menjadi seorang eksistensialis. Bukankah Adam adalah seorang eksistensialis ketika ingin mendapatkan Hawa?


Sampai di sini, gue hampir saja menemukan jawaban, bahwa kalau gue memperbanyak pola eksistensialis semacam ini, hasrat gue terhadap kamu pasti akan semakin menipis. Tetapi lagi-lagi model ini menemukan jalan buntu. Gue malah semakin cinta sama kamu. Gue jadi agak frustasi dan hampir saja terdorong untuk membuang semua teori. Namun bukankah Stephen Hawking mengatakan bahwa semua hal pasti ada rumusnya? (Theory of Everything)


Keali gue buka semua catatan dari filsuf-filsuf besar dunia yang pernah gue baca buku-bukunya. Dari konsep Cartesian-nya Descartes hingga keseimbangan kosmiknya Fritjof Kapra. Dari konsep universalitasnya Kant hingga konsep dialogisnya Habermas. Dari konsep komunitariannya Robert N Bellah hingga pragmatismenya John Dewey.


Dan akhirnya… gue memang tidak pernah bisa mendapatkan jawabannya… namun tetaplah ada filosofi di balik itu semua. Gue menemukan sintesa dari semuanya, bahwa cinta adalah hal yang harus terus dicari oleh manusia. Cinta bukan sebuah konsep fana yang hidup hanya pada momen-momen romantik seperti akhir cerita buku-buku HC Andersen, tetapi lebih dari itu, cinta adalah sebuah cita-cita yang dibangun dari pengalaman emosional dan transendental setiap manusia.


Patah hati adalah ekses dari proses pencarian cinta. Dan sekali lagi terima kasih ya… kamu telah menyingkap sekian banyak misteri tentang cinta.


Cinta bukan mengajarkan kita lemah tetapi membangkitkan kekuatan.

Cinta bukan mengajarkan kita untuk menghina diri sendiri, tetapi menghembuskan kegagahan.

Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.
Baca Selengkapnya

Tentang Aku & Kamu



Langkahku terhenti saat hati mulai mencair karena rindu…
Tataplah mentari, karena hari ini semuanya harus kita akhiri
Genggamlah jariku, karena mungkin kita tak mungkin kembali ke masa-masa ini…
Peluk tubuhku ini, karena sungguh… aku ingin..


Pertama ku sentuh warnamu, saat hati ini gersang, penuh dengan debu….
Sperti Oase yg bangkitkan hasrat untuk berbagi angan..
kamu hadir bawakan aku Cinta..
Kamu buat aku tertunduk, merenung, dan menatap jauh ke dalam mata indahmu
Sungguh.., aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cinta terlarang ini..


Saat kututup mataku, terbersit keinginan untuk bawa kamu jauh kedalam kehidupanku
Saat kuyakinkan hati ini bahwa kamu mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir kembali untuk melangkah lebih jauh
Sampai di Titik ini, aku harus menjawab… mengapa hatiku sering bimbang


Jujur…. dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam.. aku katakan…
Aku sayang kamu…… Aku cinta Kamu… Aku akan selalu rindu padamu…..
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu
Hingga buatlah kamu benci padaku karena perasaanku ini…


17 Agst 08, kita putuskan untuk arungi lautan yg penuh gelombang ini bersama-sama
Berbekal hati yg terluka, coba abaikan sakitnya, penuh harap, gantungkan angan diangkasa…
Walau hampir basah pipi ini dengan air mata tak percaya…
Getir…. Saat kau ucapkan setiap kata yang terbungkus cerita tentang kamu dengan dia…


Tapi sudahlah, aku bisa terima semua itu… dan berharap, tak ada lagi cerita yg keluar dari bibirmu tentang masa lalumu itu, karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya…


Sejak saat itu, hariku tak lagi membosankan…
Sejak saat itu, ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang di hati dan fikiranku
Ada senyummu, pandanganmu dan suaramu di sela-sela aku menghela nafas…
Sungguh, kamu begitu memberi arti di dalam kisah hidupku


Sampai kusadari, aku bukanlah orang yang kau cari…
Aku bukanlah permaisuri dalam mimpimu…
Aku bukanlah pembawa bahagian di masadepanmu,
Aku hanya seorang pemimpi, yg dapat halangi kamu untuk temukan belahan hatimu yang lain..


Aku tak bisa menjadi tanpa batas dimatamu…
Akupun Kadang tak bisa selalu ada disisimu saat kamu butuh aku..
Aku tak bisa janjikan waktu-waktu indah untuk kamu,
Aku sadar benar, semua ini menyiksamu… aku dan kenangan-kenangan kita


Bila kita tak mungkin lagi bersatu,…
Sungguh….
Aku akan tetap berusaha selalu ada untuk kamu,
Walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku..


Semoga kamu temukan cinta sejatimu, tanpa batas… hingga dunia tau….
Sesungguhnya ada ruang di dalam mata indahmu..
Ruang yang hanya pantas diisi dengan cinta tulus dengan hati…
Aku Cinta Padamu…


Terima kasih, untuk semua sayang dan cintamu.. yg membuat aku akan sangat kehilanganmu..
Jangan lupakan aku.. sungguh, kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku,
Walau “kita cukup sampai disini….”
Mungkin, Sampai aku kembali lagi…


Baca Selengkapnya

Ketika Cinta Tidak Direstui Orang Tua Kita



Jatuh cinta dan memiliki seorang pacar memang menyenangkan dan bisa membuat hidup kita lebih indah dan tentunya lebih bersemangat lagi untuk menjalani hari demi hari demi. Tapi tidak semua kisah cinta itu berjalan mulus, selalu ada saja yang menghalangi atau bahkan membuat kisah cinta kita jadi lebih sulit untuk dijalani.


Dan mungkin yang paling sering terjadi adalah ketika orang tua tidak setuju atas hubungan cinta kita? Orang tua kita tidak mau menerima pilihan hati kita dan membenci orang yang jadi pacar kita.


Bila anda pernah mengalami seperti hal seperti ini, dimana hubungan cinta kita tidak mendapat restu dari orang tua, jangan kecil hati dulu dan jangan terburu-buru mengambil langkah yang bisa jadi, justru akan merugikan kehidupan kita.


Ketika orang tua tidak merestui hubungan kita, ada baiknya anda melakukan lagi cek dan rechek atas permasalahan yang sedang dihadapi, dan anda harus siap melihat dan menerima sisi baik maupun sisi buruk dari masalah ini.


Cek Motivasi Hubungan Cinta ini


Yang pertama kali harus kita lakukan adalah mengetahui dulu motivasi apa yang menyebabkan kita memilih dia menjadi pacar kita? Apa tujuan dari hubungan yang kita jalin. Apakah tujuan kita memilih dia itu hanya untuk sekedar gila-gilaan, biar lebih dipandang sebagai ce/co gaul, atau mungkin ada motivasi lain yang lebih tinggi, misal karena kita menginginkan dia jadi istri/suami kita? Dengan mengetahui motivasi sebenarnya dari sebuah hubungan, kita bakal lebih mengetahui apakah kita emang benar-benar cinta sama dia? atau justru cinta yang kita rasakan ini cuma sekedar perasaan kagum sesaat saja? Atau malah yang parah lagi bila kita memilih dia, cuma ingin teman-teman kita memandang kita hebat karena bisa mendapatkan dia, yang notabene ce/co idaman?


Nah, bila kita telah mengetahui apa sebenarnya motivasi dari hubungan cinta kita, dijamin kita bakal lebih mudah untuk menghadapi ketidaksetujuan dari orang tua kita.


Apakah ini Benar-Benar Cinta?


Sekali lagi, tanya pada diri kita sendiri, apakah yang kita rasakan ini adalah benar-benar cinta? Apakah emang kita benar-benar sayang sama dia? Saat kita jatuh cinta pada seseorang, kita akan selalu memandang semua hal itu mungkin dan bisa dilakukan. Dengan kekuatan cinta, kita bisa lebih bersemangat, apa yang tadinya terasa tidak mungkin menjadi mungkin.


Tapi ketika tiba-tiba orang tua tidak setuju dengan hubungan kita, maka akan dengan mudahnya kita menyalahkan mereka, dan menganggap mereka tidak mengerti dengan perasaan yang kita alami.


Apa Motivasi dari ketidaksetujuan Orang Tua


Langkah berikutnya adalah mengetahui apa motivasi dibalik ketidaksetujuan orang tua atas hubungan cinta kita. Cari tahu latar belakang dari kehidupan orang tua kita dan kemudian kita bandingkan dengan latar belakang dari pacar kita, karena biasanya perbedaan latar belakang seringkali menjadi penyebab utama dari ketidaksetujuan orang tua. Ada banyak alasan yang bisa menyebabkan orang tua tidak merestui hubungan kita, dan itu semua harus kita cari tahu apa motivasi dari alasan-alasan tersebut.


Jika Orang Tua Kita Ternyata Salah


Orang tua juga manusia, tidak selamanya mereka selalu benar. Bila ternyata ketidaksetujuan mereka lebih dilatar belakangi karena masalah racis (perbedaan suku, warna kulit dst), kelas sosial, atau bahkan perbedaan pekerjaan (misal dia kurang mapan dibandingkan dengan kita). Bila itu semua yang menjadi alasan, maka sudah selayaknya kita berjuang mempertahankan hubungan cinta kita dan tidak begitu saja menyerah dan setuju dengan ketidaksetujuan orang tua kita.


Orang tua mungkin merasa khawatir bila ternyata hubungan cinta kita justru akan membuat kita sengsara, atau membuat kita dikucilkan dari pergaulan masyarakat. Dan terkadang orang tua mempergunakan “aturan” atau “tata sosial” zaman dulu, yang terkadang kurang relevan dengan keadaan zaman sekarang.


Bila ternyata semua ini yang menjadi penyebab ketidaksetujuan orang tua kita, maka sudah sewajarnya kita bisa memberikan argumen yang tepat pada mereka untuk mempertahankan hubungan cinta kita. Bagaimanapun ketidaksetujuan yang disebabkan karena masalah rasis, kelas sosial sangat tidak bisa dibenarkan, meskipun itu semua datang dari orang tua kita sendiri.


Menemukan Jalan Keluar


Seperti dikatakan di awal tadi, cinta itu indah dan bisa membuat hidup lebih bersemangat dan lebih baik. Bila ternyata cinta yang kita jalani sekarang ini memang benar-benar membuat hidup kita lebih baik, lebih nyaman, dan pacar kita benar-benar sayang sama kita dan memberikan efek positif pada kehidupan kita, sudah sewajarnya kita mempertahankan hubungan cinta ini, meskipun orang tua tidak setuju.


Tapi ketika hubungan cinta dirasakan mulai “membahayakan” kehidupan pribadi kita, ada baiknya kita berpikir ulang, apakah perlu kita mempertahankan cinta ini? Perlu diingat baik-baik, kita tidak harus kehilangan hidup kita hanya karena kita jatuh cinta dan membina sebuah hubungan. Keluarga, teman dan kuliah atau sekolah kita, masih sangat penting bagi kehidupan kita. Membina sebuah hubungan cinta, tidak berarti bahwa kita mesti kehilangan itu semua. Bila kita mulai merasakan bahwa kita mulai kehilangan hidup kita, sudah waktunya kita berpikir untuk mengakhiri hubungan cinta ini.


Orang tua selalu mengharapkan yang terbaik buat kita, hadapilah ketidaksetujuan orang tua dengan kepala dingin dan sikap yang kooperatif. Boleh jadi mereka tidak suka dengan pacar kita, tapi suatu hari nanti mereka pasti akan bisa menerima hubungan cinta kita, bila kita mampu membuktikan bahwa apa yang kita lakukan bisa membuat kehidupan kita lebih baik dan lebih indah untuk dijalani.


sumber : http://anggie11.multiply.com/journal/item/4/Cinta_Tak_Di_Restui
Baca Selengkapnya

Iman dan Cinta

Percaya dan Iman adalah berbeda.. percaya adalah katanya.. iman adalah yakin karena merasakan.. RASA… yayaya.. RASA CINTA

QS Albaqarah ayat 165

Dan diantara manusia ada orang orang yang menyembah tandingan tandingan selain ALLAH, mereka mencintainya sebagai mana mereka mencintai ALLAH… Adapun orang beriman sangat CINTA kepada ALLAH….


RASA CINTA kepada ALLAH adalah tanda beriman… hmm.. CINTA hanya bisa dirasakan oleh hati hati yang sedang merasakan.. tiada bisa terbayangkan oleh akal dan fikir.. CINTA adalah tali yang kuat dalam Ubudiyah.. PENGHAMBAAN SEJATI.. CINTA bagaikan bouraq yang membawa seseorang dalam dua dimensi yang tiada terbayangkan.. yayaya.. CINTA.. ruaaaaaaar biasaaaaaa


IMAN inilah Ruh atau Jiwa atau Esensi Shallat, shallat masih terputus putus tetapi iman 24 jam sehari tanpa putus, Seseorang tanpa sadar masih tak marah kalau ditanya kenapa kamu gak shallat dia masih bisa jawab sambil tersenyum, tapi coba kalo dia ditanya mengapa kamu gak beriman, he he he dijamin anda dimarahin bisa bisa digamparin… alias ditabokin hehehe…


Ternyata tanpa kita sadari sang diri tahu sekali pentingnya iman dan tak seorangpun yang mau disebut orang tidak beriman, tapi sebelumnya kita juga tetap harus melihat petunjuknya dan memeriksanya kedalam diri kita pribadi masing masing lepas dari menunjuk keluar dari diri kita, karena iman ini adalah urusan yang didalam diri masing masing dan modal terpenting bagi kita dalam melangkah.


AL A’RAAF 2.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman[594] ialah mereka yang bila disebut nama Allah[595] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.


Standar minimalis bagi kita kita semua yang mengaku sebagai orang orang beriman mari mari kita tanyakan kepada hati kita sudah kah kita tergetar ketika mendengar nama Allah, sudahkah hati kita tergetar ketika mendengar panggilan suara adzan membahana di angkasa, sudahkah hati kita tergetar ketika kita berzikir mengingat Allah ?.. jawab saudaraku, renungkan saudaraku, jangan saling tunjuk karena ini urusan kita masing masing dan akan menjadi pertanggung jawaban kita masing masing ayo jadi orang egois dalam arti yang positif jangan hiraukan yang lainnya tempuhlah jalan kedalam diri sampai engkau menemukan kesejatian.


Getaran hati maknanya sangatlah dalam getaran hati melambang pelbagai hal bisa getar kerinduan, getar ketulusan, getar kasih sayang, getar keikhlasan semua getaran hati tersebut ternyata buah dari CINTA. Ternyata hanya cinta yang bisa membangkitkan getaran hati, karena itu mari kita tempuh jalan cinta mulai kita amenyadari semua perjalanan sang diri dan mencoba mulai mencintai Allah lebih sungguh lagi dalam cinta ada ketenangan dalam cinta ada kedamaian dan dalam cinta ada pemurnian.


QS.Al-Fajr : 27-30

Wahai Jiwa yang Tenang (mutmainah). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan Ridha serta diridhai. Masuklah ke dalam golongan hamba hambaku. Dan masuklah ke dalam Syurgaku


Siapa yang mau kembali dan bisa kembali kepadaNYA ternyata jiwa yang tenang bukan jiwa yang bergelombang. Jiwa menjadi tenang ketika dia menempuh jalan cinta menempuh pemurnian cinta pemurnian iman dan mulai merasakan kehadiran yang di cinta ternyata begitu dekat mulai menemukan dan memegang pegangan yang pasti ketenangan yang tidak di buat buat oleh pikiran tapi ketenangan yang muncul dari kesadaran sang Diri, ingat saudaraku ini semua baru standar minimal untuk kembali kepadaNYA…


Berat sepertinya begitu tapi coba tinggalkan pikiran dan logika kita semua buang semua dalil yang ada kita putihkan dan lemahkan hapus semua perjalanan dan lempar ego jauh jauh dan mulai tempuh jalur CINTA, CINTA adalah penyerahan diri bulat bulat dalam La Hwalla Walla Quwata maka akan terjadi keajaiban besar bukan kita yang merubah diri kita tapi semua perubahan besar terjadi tanpa kita sadari inilah keajaiban ketika Sang Kekasih bekerja. Bekerja dalam ketak berdayaan kita, semakin kita tak berdaya maka pekerjaanNYA semakin dahsyat…. yayaya.. bagi yang menghabiskan malamnya dalam tangis kerinduan… CAMKAN tak berdaya.. bahasa RASA.. selama masih berdaya.. percuma saja..


Jiwa Yang Tenang adalah jiwa yang berada dalam pelukan cintaNYA sehingga selalu gemetar dalam kerinduan akan sebuah pertemuan… hmm….. La Hwalla Walla Quwata karena sudah mengerti segala sesuatu terjadi karena Qudrat dan Iradat Allah atau seijin Allah atau karena ijin Allah dan akhirnya mengerti dan menyadari keberadaan diri ini yang tak berdaya apa apa, bahkan untuk mengangkat tanganpun tiada mampu tanpa ijinNYA…

sumber : http://kangboed.wordpress.com/2009/07/22/iman-dan-cinta/

Baca Selengkapnya