Berawal dari pertemuan Putri dengan Alif menjadi sebuah kesakitan yang harus ia alami sampai sekarang. Putri adalah teman Jojon, Putri pikir Radit hanyalah seorang teman biasa. tapi Putri salah. Dia adalah seorang sahabat yg mengajarkannya banyak hal.
Awalnya Putri biasa-biasa saja dengan alif. tapi lama kelamaan alif mendekati Putri.
alif berusaha mendapatkan cinta Putri dengan berbagai cara, awalnya Putri fikir Alif hanya bercanda saja, bahkan sempat berfikir kalau Alif hanya ingin menunjukan keteman2nya bahwa dia mampu menaklukan hati Putri.
Sudah 10 hari berlalu.. tepatnya tanggal 18 Februari 2009, Akhirnya Putri menerima Alif sebagai kekasihnya, bukan karena Putri mulai mencintai Alif tapi karena Putri melihat Alif orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dengan berbagai macam leluconnya.
Hari demi hari mereka lewati Putri pun sudah mulai sayang kepada alif.
Tahun pun berganti tahun, Putri dan Alif saling menyayangi, saling berbagi suka dan duka, Putri yang selama ini kurang mendapat kasih sayang dari seorang ayah, perhatian, dan dukungan dari keluarga kini mendapatkan kasih sayang yang lebih, Alif selalu ada untuknya. akhirnya tak terduga mereka bisa sampai ke tahun ke 3.
Alif memperkenalkan Putri ke keluarganya itu membuat putri semakin yakin akan keseriusan Alif, suatu hari Putri ingin dinikahkan dengan keluarganya sendiri, karena umur yang sudah matang Putripun membicarakan hal ini kepada Alif, Alif begitu dewasa menanggapinya, ingin melepas Putri dengan Ikhlas, namun itu hanya di bibir saja, hati dan perasaan Alif sangat mencintai Putri, Alif menggenggam lengan Putri sampai memar membuat Putri merasa yakin kalau Alif sangat tidak ingin kehilangan dia. Saat itu Putri memutuskan untuk menolak Lamaran itu karena dia tidak ingin mengecewakan Alif.
hubungan Alif dan Putri kembali seperti dulu, bahkan semakin kuat, mereka selalu saling mendukung dalam hal apapun. Alif berusaha untuk bisa menyelesaikan studynya secepat mungkin, tibalah Alif untuk melaksanakan salah satu kewajibannya sebagai mahasiswa yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN). Putri mendukung sepenuhnya kepergian Alif selama 2 bulan itu. Sebelum Pergi Alif menyempatkan diri untuk menjenguk Putri yang saat itu sedang tidak enak badan, setelah tiba di daerah yang terpencil itu Alifpun mengeluh karena menurutnya tidak ada yang mengasyikan di sana. Putri yang sedang sakitpun tidak menyampaikan lagi pada Alif bahwa dia sedang sakit karena tidak ingin orang yang sangat ia cintai itu khawatir akan dirinya.
Lama-kelamaan Putri merasakan hal yang berbeda dari alif.. setelah kurang lebih 1 minggu di lokasi KKN Alif berubah.. Alif seperti menghindar dari Putri.
Putri selalu memikirkan hal-hal yang positif dan tidak pernah berpikir negatif tentang Alif. Hingga suatu saat Alif mengatakan kalau dia akan kembali untuk mengurus KRSnya di kampus, itu adalah kabar bahagia untuk Putri karena rindunya yang sudah bertumpuk. Namun sayang sekali Alif benar-benar sudah berubah dia sibuk di kampus, dia hanya menyempatkan mengantarkan Putri pulang ke rumah. Diapun terburu-buru pulang dengan alasan sibuknya itu. Lagi-lagi Putri tidak berfikir negatif, Putri begitu percaya kepada kekasihnya itu. Saat pulang ke lokasi KKN Putri selalu telp atau mengirimkan sms ke alif. Namun apa?? Alif tidak pernah membalas semua itu.
Dan ketika rindu Putri bertumpuk alif pun akhirnya sms Putri. Putri pun senang ketika tau Alif sms dia..
“Putri, tolong jangan hubungi aku lagi, aku suka sama seseorang disini jadi tolong jangan ganggu aku lagi”
Tapi seketika Putri meneteskan air mata.. Saat itu Putri sedang berada dirumah sedang bersih-bersih.
Putri semakin terpuruk karena Alif memutuskannya.. Yah bagi seorang wanita yang benar-benar sayang sama pacarnya bakalan terima, karena menurut Putri mungkin ini yang terbaik buat Alif dan dia rela alif berpisah dengannya..
Hal-hal negatif selalu dihapus dalam benak Putri.
Putri tak sekalipun mencari tau tentang wanita itu, karena Putri ingin Alif kembali karena cinta yang tulus, bukan karena Putri berhasil menghancurkan hubungannya dengan wanita itu. teman-teman Aliflah yang selalu memberi kabar tentang wanita itu yang sama sekali tidak ingin diketahui oleh Putri, Putri hanya sekedar mendengar saja dan mengelus dada karena berita itu hanya menyakiti perasaannya. Sakit,kecewa,benci semua perasaan Putri bercampur aduk.. Putri sudah setia selama 3 tahun lebih dia menunggu alif.. Sayang yang begitu besar telah dia berikan kepada Alif.. Tapi apa yang dibalas Alif??
alif tidak pernah memikirkan perasaan Putri sedikit pun.. Bahkan Alif memutuskan Putri karena ada perempuan lain di hati alif.. Ini yang namanya Cinta??
Putri sudah memohon kepada Alif untuk kembali dengan berbagai cara, namun Alif membalas dengan pujian-pujiannya tentang pacar barunya itu, tanpa ia sadari semua itu menyakitkan bagi Putri.
Hari demi hari Putri tersakiti oleh semua kebohongan Alif. Semenjak hari itu Putri hanya bisa menangis. Sebagai sahabat yang perhatian dan sangat peduli Jojon sangat memotivasi Putri untuk tetap semangat dan berusaha melupakan Alif. Keluarga Alifpun tak henti-hentinya memotivasi Putri apalagi kakanya.
2 bulan sudah mereka putus dan Putri mulai bisa melupakan Alif walaupun sayang dan kesakitan Putri masih tetap ada.. Setidaknya tidak separah dulu.. Tapi Putri menjadi trauma untuk mencintai laki-laki karena ketulusan cintanya yang telah dikhianati.
Putri benar-benar sudah ikhlas melepas Alif, dia berusaha kembali menata hidupnya seorang diri, Alif yang sama skali tidak merasa bersalah itu tetap ingin komunikasi dengan Putri layaknya seorang teman. Putri yang sebenarnya tidak ingin karena lagi berusaha melupakan Alif tidak bisa menolak. Putri semakin tersiksa dengan keadaan ini, akhirnya Putri menyampaikan ketidaknyamanannya itu.
putri penasaran apa yang membuat mereka bisa putus? Tapi Putri tetap tak berusaha mencari tau karena yang terpenting bagi Putri adalah kembali tersenyum seperti sebelum kehadiran Alif di hidupnya. Namun salah seorang teman yang begitu prihatin kepada keadaan putri dan sangat mengerti ketulusan cinta Putri memberi tahu Putri alasan mereka putus. Putri semakin sakit ketika tau itu.. ternyata Putri benar, Alif ingin kembali bukan karena masih mencintai Putri, bukan karena menyadari semua kesahalahannya terhadap Putri, tapi semata-mata karena dia ditinggal oleh kekasihnya itu.
Hari demi hari Putri dan Alif lewati seperti layaknya orang yang sedang pacaran.. Tapidi hati Putri masih tersimpan luka teramat. Kembali mendengar saran salah seorang teman dekat Alif bahwa Alif benar-benar menyadari kalau hanya Putri yang bisa mencintainya dengan tulus, akhirnya Putri kembali memberi kesempatan kepada Alif hingga mereka kembali menjadi sepasang kekasih. Putri tetap belum yakin dengan perasaan Alif, tapi Putri berusaha untuk menerima Alif karena Putri masih sangat mencintai Alif.
“apa dia memikirkan perasaan ku tiap kali dia KECEWAKAN aku?? ap ini yg namanya SAYANG?? menyakitkan demi memikirkan dirinya sendiri dan nggak pernah mikiri perasaaan ku??? Apa ini namanya CINTA yang selalu tidak peduli denganku??? Mungkin hanya Tuhan yg tau jawaban dari semua pertanyaan itu..” dalam pikiran Putri.
Yang terpenting sekarang Alif sudah kembali pada Putri, Putri akan mencoba untuk mengembalikan kepercayaannya kepada Alif, semoga Alifpun demikian berusaha mengembalikan kepercayaan yang pernah di berikan Putri. ini kesempatan terakhir yang diberi Putri Untuk Alif, semoga ini yang terakhir buat Putri mendapatkan penghianatan dari orang yg SANGAT PUTRI SAYANGI..
Seperti kaca yang pecah karena terjatuh tetapi ketika kaca itu mulai disusun dia masih bisa tersusun walaupun tidak utuh.. tapi jika kaca itu jatuh lagi apa bisa tersusun lagi??








